Tampilkan postingan dengan label Manfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manfaat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Februari 2012

Memetik Manfaat Bunga Lily yang Indah

 

Siapa yang tak kenal dengan bunga lily? Bunga ini memiliki bentuk yang sangat cantik, warnanya pun bermacam-macam. Namun yang terkenal dan sudah diketahui banyak orang adalah lily putih.


Tak hanya cantik, bunga lily pun sangat wangi. Karena kecantikan dan bau wanginya ini, bunga lily kadang dijuluki sebagai “bunga surga”.


Budidaya Bunga Lily


Menanam bunga lily tidaklah sulit, karena jenis bunga ini sangat mudah tumbuh di manapun. Namun, tanaman bunga lily bisa tumbuh maksimal bila berada di daerah yang sejuk, lembab, dan tidak terlalu panas.


Jika Anda ingin menanam bunga lily, pastikan bahwa tanah tempat bunga lily ditanam merupakan tanah yang subur dengan campuran pupuk organik (pupuk hijau/pupuk kandang), dan tidak terlalu basah.
Lakukan sedikit penyiraman dan pemupukan secara teratur, maka tanaman lily Anda akan tumbuh dengan baik dan mekar sekitar bulan Mei-Juli. Inilah kenapa bunga lily juga disebut sebagai bunga musim panas.


Khasiat Bunga Lily


Anda terpesona oleh kecantikan bunga lily? Bukan hanya itu saja kelebihannya. Ternyata bunga lily memiliki beragam manfaat yang mungkin belum pernah Anda ketahui.


• Bunga lily sering digunakan untuk kecantikan. Ekstrak dari bunga cantik ini berguna untuk menjaga kelembaban sekaligus menghaluskan kulit tubuh Anda.


• Bila Anda memiliki bekas luka, Anda bisa mencoba menghilangkannya dengan bantuan bunga lily. Bunga ini memang mampu mengurangi penampakan bekas luka di permukaan kulit Anda.


• Bunga lily bisa mengobati beberapa penyakit seperti batuk, asma, diare, bisul, kulit bengkak, amandel, maupun jerawat di wajah.


• Bunga lily mengandung zat kimia yang sangat berguna bagi tubuh. Kandungan flavonoid berfungsi sebagai zat anti oksidan yang mampu menghambat kanker dan membantu regenerasi sel-sel kulit.
Selain flavonoid, bunga lily juga mengandung karotenoid dan saponin yang juga memiliki fungsi sama. Zat saponin dari bunga lily sendiri sering digunakan untuk kosmetik yang bisa mencegah kanker kulit akibat sinar matahari.


• Polisakarida bunga lily yang termasuk jenis hidrokoloid ini sangat baik untuk kesehatan kulit, karena bisa menahan kadar air dalam lapisan kulit sehingga kulit tidak kering dan selalu terjaga kelembabannya.


Itulah beberapa manfaat bunga lily bagi kesehatan maupun kecantikan. Anda tertarik untuk menanam bunga lily? Tidak perlu ragu lagi. Sangat mudah untuk membudidayakan bunga yang cantik ini, apalagi Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat dari bunga lily.


View the original article here

Read More..

Kamis, 09 Februari 2012

Bunga Kamboja: Manfaat Farmakologi

 

Bunga Kamboja (Plumeria acuminate) di Jawa dikenal sebagai bunga kuburan, karena biasanya di tanam di daerah pekuburan sebagai pelindung kuburan.


Tanaman ini bisa tumbuh dengan mudah, tidak memerlukan perawatan khusus dan daunnya tidak cepat meranggas.Bunga kamboja di daerah Bali dikenal dengan sebutan bunga jepun.


Bagi masyarakat Bali bunga ini memiliki nilai magis yang kuat, sehingga banyak digunakan dalam upacara keagamaan terutama untuk upacara persembahyangan dalam tradisi Hindu Bali. Selain itu tanaman bunga kamboja juga memiliki manfaat farmakologi yang sangat beragam.


Perbanyakan Tanaman


Memperbanyak tanaman bunga kamboja bisa dilakukan baik secara vegetatif maupun generatif. Secara vegetatif perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan stek ataupun cangkok batang. Sedangkan secara generatif dilakukan dengan biji buah kamboja kering yang disemaikan pada media tanam.


Perawatan


Bunga kamboja tidak memerlukan perawatan khusus dalam pertumbuhannya. Namun secara umum agar pertumbuhan tanaman bunga kamboja berlangsung baik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:

Tanaman bunga kamboja tidak menyukai lingkungan yang kaya air. Karena lingkungan yang terlalu lembab bisa menyebabkan akar dan batang kamboja menjadi busuk.Membutuhkan sinar matahari yang cukup. Tanaman kamboja yang ternaungi atau tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup tidak akan berbunga.Perlindungan akar, batang dan daun dari hama dapat dilakukan dengan penyemprotan rutin dua minggu sekali dengan racun hama.Sebaiknya dilakukan pemupukan secara teratur agar tanaman tumbuh dengan baik dan rajin berbunga. Pemupukan bisa dilakukan dengan pupuk organik maupun pupuk kimia.Menjaga kadar air tanah agar tetap dalam kondisi seimbang perlu dilakukan agar tanaman tumbuh sehat dan dahan baru tumbuh dengan baik sehingga menghasilkan bunga yang lebih semarak.

Manfaat Farmakologi


Tanaman bunga kamboja memiliki beberapa kandungan senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Diketahui bahwa hampir semua bagian tanaman kamboja bermanfaat bagi penyembuhan.


Kandungan senyawa kimia dalam batang dan daun kamboja yang sudah terindentifikasi diantaranya yaitu fulvoplumierin, geraniol, sintronelol, farmnesol dan fenil alchohol.


Manfaat farmakologi tanaman bunga kamboja yang sudah diketahui diantaranya:


1.    Bunga kamboja yang diseduh bersama teh atau tanpa teh dipercaya bermanfaat memberikan efek adem, sejuk dan baik bagi pencernaan. Sehingga teh bunga kamboja ini sangat baik dikonsumsi secara rutin bagi seseorang yang ingin sehat secara alami.


2.    Bunga kamboja segar yang dimasak sebagai pelengkap sayuran memberikan cita rasa sedap, memberikan efek terapi dan bermanfaat bagi kesehatan.


3.    Getah bunga kamboja bermanfaat sebagai antibiotik.


4.    Daun bunga kamboja bisa dimanfaatkan sebagai obat bisul. Cara pemakaian; daun kamboja yang masih muda dan segar  dipanaskan diatas api sampai layu, kemudian olesi dengan sedikit minyak zaitun. Selanjutnya daun tersebut ditempelkan pada bisul selagi masih panas. Ulangi hingga bisul mengempes.


5.    Sementara itu akar dan batangnya dipercaya bisa mengatasi kaki bengkak dan tumit pecah-pecah. Caranya; akar dan daun bunga kamboja direbus hingga mendidih, kemudian tambahkan garam mineral secukupnya. Gunakan air rebusan tersebut untuk merendam kaki dua kali sehari.


View the original article here

Read More..

Jumat, 30 Desember 2011

Bunga Matahari, Si Kuning Penuh Manfaat

 

Bagi beberapa orang, menanam bunga matahari sebagai tanaman hias ternyata tidak terlalu diminati. Padahal bunga matahari termasuk bunga yang cantik dan memiliki keunikan tersendiri dibanding bunga-bunga yang lain.
 


Seperti namanya, bunga ini memang mirip matahari. Bunganya berukuran agak besar dengan kelopak-kelopak kuning menyala yang tampak indah. Apakah karena itu dia dinamakan bunga matahari? Ternyata tidak hanya itu. Kelopak bunga matahari yang mekar akan selalu menghadap ke arah matahari. Itulah yang membuat bunga matahari ini sangat unik.


Budidaya Bunga Matahari


Membudidayakan bunga matahari tidaklah terlampau sulit. Penanaman dan perawatannya hampir tidak berbeda dengan jenis-jenis bunga yang lain. Bunga matahari dapat tumbuh dengan baik di daerah subtropik.


Lahan penanaman harus subur, agak lembab dan tidak terlalu banyak air. Seperti namanya, bunga ini sangat menyukai matahari, jadi pastikan bahwa bunga jenis ini bisa terkena cahaya matahari langsung.


Manfaat Bunga Matahari


Selain sebagai tanaman hias, ternyata bunga matahari punya berbagai manfaat, terutama pada bijinya yang sering kita sebut kwaci. Berikut ini adalah beberapa contoh manfaat dari bunga matahari.


Bunga dari tanaman ini berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, bunga ini memiliki sifat analgesik yang bisa mengurangi rasa sakit. Ramuan bunga matahari sering digunakan untuk menghilangkan sakit kepala, sakit gigi, nyeri lambung, nyeri haid, maupun digunakan sebagai obat luar untuk radang payudara dan rematik.


Sumsum batang tanaman bunga matahari dan bagian dasar/pangkal bunga, mengandung hemicelluloses yang bisa digunakan untuk mengobati kanker esophagus dan lambung. Selain itu juga berkhasiat untuk melancarkan saluran kemih agar tidak nyeri/perih.


Manfaat tanaman bunga matahari juga terletak pada bijinya. Khasiat kwaci sudah banyak dikenal orang karena kandungan minyak dan zat-zat kimia lain yang sangat bagus untuk kesehatan. Dapat digunakan untuk meluruhkan kencing, mengobati demam, flu, batuk, disentri, dan juga dapat meningkatkan nafsu makan.


Daun tanaman ini bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak. Tapi juga bisa dimanfaatkan sebagai obat malaria, anti radang, dan zat analgesiknya digunakan sebagai penghilang rasa nyeri.


Bagian lain dari tanaman bunga matahari adalah akar. Bagian ini bisa dimanfaatkan untuk peluruh kencing, penghilang rasa nyeri, mengobati batuk, batu ginjal, radang saluran nafas (bronkhitis), dan juga keputihan.


Itulah beberapa khasiat bunga matahari. Bunga ini cantik, unik, tapi juga menyimpan banyak manfaat yang mungkin belum Anda ketahui.


View the original article here

Read More..

Sabtu, 26 November 2011

Bunga Anggrek Macan: Banyak Mengandung Manfaat

 

Mungkin bagi sebagian orang mendengar bunga anggrek macan sudah tak asing lagi. Berbeda dengan namanya yang mengandung keseraman, yakni “macan” ternyata bunga ini malah menebarkan aroma harumnya yang khas dan kuat.


Mungkin karena baunya yang semerbak inilah, bunga jenis ini dihargai lebih tinggi dibandingkan dengan bunga anggrek jenis lainnya. Selain mahal, anggrek macan juga termasuk spesies langka yang hampir punah. Di Indonesia saja, hanya ditemukan di pedalaman Kalimantan dan Lampung.


Khasiat dan Manfaat


Bunga anggrek macan atau memiliki nama latin Gramatophyllum scriptum BL bisa untuk menyembuhkan sariawan dan kuku yang mengeluarkan nanah. Selain sebagai obat, anggrek macan juga dengan spesifikasi memiliki warna yang mencolok, bunga yang banyak dan harumnya yang semerbak cocok untuk dijadikan tanaman hias di pekarangan rumah atau kantor.


Bunga anggrek macan termasuk jenis anggrek epifit yang berumbi semu dengan ukuran 14-20 cm. Memiliki tangkai bunga dengan panjang 100-150 cm. Berdaun 2-3 helai dengan ukuran 60 x 5 cm. sekali berbunga bisa sampai berjumlah 100 buah, dengan masa berbunga September-April.


Tanaman Indah nan Eksotik


Bunga anggrek macan terkenal karena dianggap memiliki keindahan dan keeksotikan yang jarang ditemukan ditanaman anggrek yang lain. Karenanya, banyak sekali julukan yang disematkan kepadanya. Diantaranya, misal, “the Ecerlasting Flower”, “bunga yang tak lekang zaman”, “bunga simbol cinta dan kejantanan”, dsb. Selain berbagai julukan tadi, anggrek macan juga dikenal dengan anggrek tebu karena batangnya yang persis dengan tanaman tebu.


Bunga Anggrek macan ini termasuk dalam kategori anggrek terrestrial yang hidup ditempat yang banyak mengandung humus dan lembab. Namun berdasarkan pertumbuhannya termasuk anggrek monopodial karena pola tumbuhnya yang keatas (vertikal), dan daunnya akan terus bertambah sepanjang umurnya.


Sayang sekali, jika perburuan terus dilakukan oleh para kolektor anggrek mungkin beberapa tahun kemudian kita aka kesulitan untuk menemukan keindahan dan eksotisme anggrek ini. Anggrek ini terancam kepunahan.


Banyak faktor yang membuatnya terancam punah, seperti perkembangbiakkannya yang sulit diandalkan karena lambatnya laju pertumbuhan dari biji hingga dewasa. Karena itu anggrek jenis ini menjadi pohon yang dilindungi dan tak boleh diburu sembarangan.


Namun demikian, bunga anggrek macan mudah bertunas. Makanya, banyak orang yang mengembangbiakkan anggrek ini dengan jalan vegetatif  tunas dari stek bulb. Namun, sangat disayangkan bila tujuan utama pengembabiakkan anggrek ini untuk tujuan komersil semata. Alangkah lebih baiknya jika ditujukan untuk pelestarian anggrek supaya tidak punah.


Klasifikasi Ilmiah Bunga Anggrek Macan


Seperti tanaman lainnya, anggrek macan juga memiliki klasifikasi ilmiah sebagai berikut:


Spesies    : Grammatophyllum Speciosum
Genus        : Grammatophyllum
Famili        : Orchidaceaae
Ordo        : Asparagales
Kelas        : Liliopsida
Divisi        ; Magnoliophita
Kingdom    : Plantae


View the original article here

Read More..