Tampilkan postingan dengan label Mengenal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengenal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Februari 2012

Mengenal Jenis Bunga Anggrek

 

Ada beragam jenis bunga anggrek yang tersebar luas hampir di seluruh dunia. Sebagian besar dapat ditemukan di daerah tropis. Bunga anggrek biasanya dijadikan sebagai tanaman hias dan diminati banyak orang terutama para wanita.


Klasifikasi Anggrek


Berdasarkan tempat tumbuhnya, bunga anggrek dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

Epifit. Jenis ini hidup dengan menumpang pada pohon atau tanaman lain, namun tidak merugikan tanaman induknya. Anggrek jenis ini hanya membutuhkan tanaman lain sebagai tempat berlindung dari cahaya matahari.Terestial atau dikenal juga dengan anggrek tanah, yaitu anggrek yang tumbuh langsung di tanah dan mambutuhkan sinar matahari langsung.Saprofit. Anggrek ini tumbuh pada media tanam yang mengandung kompos atau humus (daun-daun kering) dan hanya membutuhkan sedikit sinar matahari.Litofit, yaitu anggrek yang tumbuh pada batu-batuan dan membutuhkan cahaya matahari yang banyak.

Berdasarkan tipe tumbuhnya, anggrek dibedakan menjadi:

Monopodial, yaitu anggrek yang memiliki satu titik tumbuh.Simpodial, yaitu jenis anggrek yang memiliki beberapa titik tumbuh dan tunas anakan baru muncul di sekitar batang induk.

Tips Merawat Bunga Anggrek


Merawat berbagai jenis bunga anggrek memang gampang-gampang susah. Untuk itu, berikut ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda dalam merawat tanaman ini.

Perhatikan suhu atau temperatur udara tempat Anda memelihara bunga anggrek. Pilihlah jenis bunga anggrek yang sesuai dengan lokasi tempat tinggal Anda, karena masing-masing anggrek akan bertahan pada suhu optimal yang berbeda-beda. Tanaman anggrek dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki temperatur udara lima belas sampai tiga puluh lima derajat celcius. Bagi Anda yang pemula, sebaiknya pilih jenis bunga anggrek yang sudah siap berbunga atau anggrek dewasa, untuk mengurangi resiko kegagalan.Perhatikan sistem pencahayaan pada tanaman anggrek, ada jenis anggrek yang harus mendapat pencahayaan penuh, namun ada juga jenis yang hanya membutuhkan penyinaran sekitar 10-30% saja.Terdapat berbagai media tanam untuk tanaman anggrek, yaitu pakis, kulit pohon pinus, arang kayu, sabut kelapa, pecahan batu bata, potongan steoform, dll. Anda bisa memilih salah satu jenis media tanam saja, atau bisa juga gabungan dari beberapa media tersebut.Lakukan penyiraman sesuai dengan usia tanaman. Tanaman anggrek yang masih muda disiram sebanyak dua kali dalam sehari, yaitu pagi sebelum jam delapan dan sore hari setelah jam empat sore. Sedangkan untuk anggrek dewasa, penyiraman dilakukan cukup sekali saja yaitu pagi hari. Namun jika media tanamnya masih dalam keadaan basah atau lembap, sebaiknya tidak usah disiram agar akarnya tidak membusuk.Cara penyiraman terbaik adalah dengan menggunakan spray agar merata ke seluruh batang, daun, dan akar. Gunakan air bekas mencuci beras atau ikan/daging. Pemupukan diberikan sesuai dengan usia tanaman. Sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.

Dengan perawatan yang tepat, dijamin berbagai jenis bunga anggrek dapat tumbuh dan berbunga indah.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Read More..

Rabu, 11 Januari 2012

Mengenal Budidaya Bunga Anggrek

 

Budidaya bunga anggrek akhir-akhir ini banyak dilakukan oleh masyarakat. Tumbuhan yang secara alami numpang di tumbuhan yang lain ini, membuat proses pembudidayaannya sangat mudah karena termasuk pohon yang bandel dan tak mudah terserang penyakit.


Meski hidup secara epifit pada tumbuhan lain, bukan berarti tanaman anggrek tak bisa ditanam sendiri. Pohon anggrek bisa dibudidayakan dalam pot.


Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam proses budidaya bungaanggrek, yakni faktor kelembaban, sinar matahari, lingkungan, serta pemeliharaan seperti pengendalian OPT, penyiraman, dan juga pemupukan.


Secara umum, budiaya anggrek ini memerlukan temperatur 28  ° C dengan temperatur minimumnya 15°. Anggrek yang hidup di tanah biasanya lebih tahan panas dibandingkan dengan anggrek yang ditanam di pot. Temperatur tinggi bisa menyebabkan tanaman kekurangan air (dehidrasi) dan akan memperlambat pertumbuhannya.


Pola Pertumbuhan


Ada dua tipe tanaman anggrek yakni monopodial dan simpodial. Tipe monopodial dicirikan dari titik tumbuh yang ada di ujung batang, dengan pertumbuhan yang vertikal di satu batang. Contoh tipe ini misalnya Vanda sp, Arachnis sp, Phalaenopsis sp, dsb.


Sedangkan simpodial adalah tanaman anggrek yang tak mempunyai batang utama, bunga keluar dari ujung batang dan akan mengeluarkan bunga dari anak tanamannya. Contoh anggrek simpodial adalah Cattleya sp. Cymbidium sp, Oncidium sp, dsb.


Disamping itu, perlu diperhatikan juga dalam membudidayakan anggrek ini soal kelembaban. Pada dasarnya, kelembaban yang diperlukan antara 60-80%. Fungsi kelembaban untuk anggrek yakni demi menjaga tigkat penguapan yang terlau tinggi.


Habitat Anggrek


Hal yang juga patut diperhatikan adalah tempat hidup (habitat) yang sangat disukai oleh tanaman anggrek. Habitat anggrek dibedakan dalam empat kategori:

Anggrek jenis litofit, yakni jenis anggrek yang senangnya hidup dibatu-batuan, dan sangat tahan terhadap sorotan sinar matahari. Contohnya: Dendrobium phalaenopsis.Anggrek terestrial, yakni jenis anggrek yang biasanya hidup di tanah dan makanya membutuhkan sinar matahari yang memadai. Contohnya: Aranthera sp, Renanthera sp, Vanda sp, dsb.Anggrek epifit, yakni angrek yang tumbuhnya menumpang di tanaman lain namun tak merugikannya dan memerlukakan sinar matahari dalam jumlah yang cukup. Contohnya: Dendrobium, Oncidum, dsb.Anggrek saprofit,yakni anggrek yang sering tumbuh di tempat yang banyak mengandung humus, dan membutuhkan sedikit saja cahaya matahari. Contohnya: Goodyera sp, dsb.

Cara Pembudidayaan


Ada beberapa cara dalam budidaya bunga anggrek:


1. Pembibitan


Secara umum, untuk membudidayakan tamanan apapun ada dua cara yakni cara konvensional (alami) dan metode kultur. Nah, dalam pembudidayaan secara konvensional juga terbagi menjadi dua hal:

Secara vegetatif, dilakukan dengan cara pemecahan rumpun, seperti yang terjadi dengan Oncidium dan Dendrobium.Secara generatif, yakni dengan instrumen biji. Biji anggrek yang tak mempunyai endosperm, memaksa harus melakukan perkecambahan dengan bantuan jamur yang bersimbiosis dengan biji anggrek tersebut.


2. Persilangan


Kawin silang atau persilangan dalam budidaya bunga anggrek dimaksudkan untuk mendapatkan varietas baru, yang berbeda dari jenis dan bentuk anggrek yang ada sebelumnya.


View the original article here

Read More..

Selasa, 13 Desember 2011

Mengenal Bunga Anggrek Bulan

 bulan mempunyai bentuk dan warna yang sangat indah. Jenis anggrek ini memiliki nama latin Phalaenopsis amabilis yang merupakan bunga nasional negara kita.

Seorang ahli botani Belanda bernama Dr. C.L Blume telah menemukan anggrek bulan ini. Tanaman ini tersebar luas di berbagai negara Asia Tenggara, seperti Indonesia, Australia, Philipina, dan Malaysia.


Karakteristik Anggrek Bulan
 


Bunga anggrek bulan termasuk golongan anggrek monopodial yang hanya menyukai sedikit sinar matahari dalam menunjang kehiudpannya. Memiliki akar dengan warna putih memiliki bentuk yang bulat serta sedikit berdaging. Bunganya lumayan berbau harum dengan waktu mekar yang panjang.


Bunga anggrek bulan ini biasanya tergantung pada tangkai yang keluar dari tanaman anggrek yang sehat. Namun demikian, konon anggrek ini termasuk jenis yang sulit untuk dipelihara apalagi sampai membuatnya berbunga.


Namun Anda tidak perlu khawatir. Simak trik dan tips supaya tanaman anggrek bulan Anda bisa tumbuh baik dan bahkan berbunga.


Tips dan Trik


Anda bisa mempelajari dan kemudian mempraktikkan beberapa trik dan tips yang baik sebagai bahan untuk menjaga tanaman anggrek bulan Anda. Diantaranya:

Jika Anda ingin membudidayakan bunga anggrek bulan ini, maka langkah dalam menentukan jenis bibit yang akan ditanam merupakan hal fundamental. Makanya, pilihlah jenis spesies yang sudah mempunyai nama ataupun yang merupakan hasil persilangan nursery yang sudah mapan dan expert di bidangnya.Selain Anda bisa membeli bibit anggrek yang masih kecil, supaya masa tanam untuk berbunganya lebih pendek bisa juga Anda membeli anggrek yang sudah dewasa. Disini dituntut ketelitian Anda dalam menentukan kualitas tanaman yang dipilih.Selain itu, banyak membaca referensi untuk menambah berbagai pengetahun bagaimana memelihara anggrek supaya tumbuh sehat dan cepat berbunga adalah sebah keharusan jika Anda menginginkan tanaman anggrek tumbuh dan berbunga sesuai dengan yang diharapkan.Jika sudah ditemukan bibit yag cocok dan sesuai dengan kriteria yang diinginkan, maka langkah selanjutnya yakni menyiapkan media untuk menanam anggreknya. Harus difahami bahwa akar anggrek harus sehat untuk menopang pertumbuhan sang anggrek makanya diperlukan sebuah wadah yang mampu menyerap air dan bukan yang menyimpan air.Karakteristik daun anggrek yang besar dan lebar bisa menyimpan apapun yang menempel di daun tersebut. Makanya jangan sampai terkena air hujan karena dikhawatirkan air yang tertampung dalam jangka waktu tertentu akan membuat daun menjadi jamuran.Lakukan penyiraman secara kontinu dan konsisten karena anggrek sangat anti dehidrasi.Jangan lupa memberi pupuk secara teratur dan  sesuai dengan anggrek Anda.Serta yang terpenting perhatikan empat hal yang sangat mendukung tumbuh-kembang anggrek Anda: yakni tingkatan cahaya, kelembaban, aerasi dan temperatur udara.

Semoga tips dan trik ini membantu Anda melakukan budidaya bunga anggrek bulan.

Beri rating untuk artikel di atas Buruk sekali Kurang Biasa Bagus Bagus sekali



View the original article here

Read More..

Sabtu, 10 Desember 2011

Mengenal Bunga Kamboja dan Khasiatnya

 

Bunga kamboja memiliki bentuk dan warna menarik yang bisa memanjakan mata. Meski namanya “kamboja”, namun bukan berarti berasal dari negara Kamboja.


Sesungguhnya tumbuhan ini berasal dari Amerika Tengah. Ditemukan oleh Charles Plumier (1646-1706), seorang botanis dari Prancis, tidak salah jika kamboja memiliki nama latin seperti nama belakang si penemu, “Plumier”.


Famili Kamboja


Bunga kamboja yang berasal dari tanaman kamboja menyebar ke Indonesia tanpa ada referensi pasti kapan tepatnya. Tanaman ini banyak tersebar di Indonesia melalui Belanda, yang sempat lama menjajah negeri ini selama 3,5 abad.


Meski bukan dari Indonesa asli, ternyata Indonesia memiliki varietas kamboja asli: yakni jenis kamboja yang memiliki bunga berwarna putih dan bagian dalamnya yang berwarna kuning. Dengan ukuran bunga yang relatif kecil dan kelopak yang tidak membuka secara penuh ketika mekar.


Bunga kamboja ini banyak ditemukan di daerah Jawa dan Bali. Selanjutnya, para pakar tumbuhan (botan) membagi kamboja ke dalam empat spesies : plumeria pudeca, plumeria rubra, plumeria obtusa, dan plumeria acutifolia.


Diluar keempat spesies tadi, ada jenis rubra tricolor yang merupakan hasil persilangan. Hasil silangan ini memiliki bentuk bunga yang berbeda dengan yang tidak disilangkan, yakni lebih bervariasi dan memiliki kelopak yang besar.


Sifat dan Karakteristik


Bunga kamboja begitu eksotik dan menarik. Makanya, wajar apabila tumbuhan ini banyak digunakan sebagai hiasan taman, halaman kantor, area berkumpulnya masyarakat, atau bahkan penyejuk halaman rumah Anda.


Secara keseluruhan, kamboja memiliki bentuk batang yang sangat artistik dan dekoratif dengan paduan bunga yang tak kalah menawan. Pohon kamboja hampir sama dengan kaktus, dimana termasuk famili sekulen yang seringkali kekurangan air.


Tumbuhan kamboja bisa hidup sampai usia puluhan tahun dengan tinggi menjulang hingga 7-10 meter. Daunnya memiliki warna hijau dan uratnya yang keluar terlihat. Bisa dikatakan, bunga kamboja mekar sepanjag tahun. Malah, pada kondisi dan bulan-bulan tertentu bunganya akan mekar lebih banyak.


Mudah Memperbanyak Diri


Bisa dikata, sangat gampang untuk mengembangbiakkan tumbuhan kamboja. Yaitu hanya dilakukan dengan stek batang atau penyemaian biji. Sifatnya yang “bandel” membuat kamboja bisa hidup di sembarang tempat, dataran tinggi atau rendah.


Kamboja menyukai sinar matahari. Jika Anda mempunyai tanaman ini, sebaiknya tempatkanlah di area terbuka yang gampang terkena sinar matahari.


Selain ditanam di tempat luas dan terbuka, kamboja juga bisa hidup di dalam pot. Tapi, yang perlu diperhatikan harus disimpan di pot yang terbuat dari semen, jangan pot yang terbuat dari plastik, dimana bersifat lembab dan tidak memiliki sistem drainase yang baik.


Manfaat Kamboja


Banyak manfaat yang bisa diambil dari berbagai elemen tubuh kamboja, termasuk bagian bunganya. Apa saja? Anda tahu getah putih yang bisanya terdapat di sekujur tubuh kamboja? Nah, getah ini bisa dimanfatkan untuk mencegah terjadinya pertumbuhan bakteri.


Selain itu, si bunga kemboja yang cantik juga bisa digunakan untuk obat penurun panas, melancarkan buang air besar, serta pereda batuk. Jadi, tanamlah pohon kamboja di sekitar rumah atau kebun Anda karena selain bunganya indah juga banyak menyimpan manfaat.


View the original article here

Read More..